 Purwokerto, 16 Januari 2010. Semakin pesatnya berkembangnya media massa dari media cetak, elektronik sampai media internet membuat dampak tersendiri bagi mental dan masyarakat. Untuk itu diperlukan sebuah media lokal untuk kembali mengembalikan mental masyarakat anggar dapat menjunjung kembali nilai-nilai dan adat istiadat budaya lokal.
Hal itulah yang menjadi landasan crew mafaza 97.6 Fm mengadakan workshop media dengan tema penguatan media bagi pemberdayaan umat. Workshop media tersebut diadakan di GSG Lantai 2 masjid fathimatuzzahra dengan mengundang tokoh-tokoh media di wilayah kabupaten banyumas diantaranya Yudis Fajar (radar banyumas), ria sakti unggul (banyumas TV), Akhmad Tohari(Tokoh masyarakat), Agus Sutoyo(RRI) dan Agus Noor Shidiq (Portal Banyumas).
Menurut penuturan Akhmad Tohari, seharusnya bukan media yang memberdayakan masyarakat tapi masyarakatlah yang harus memberdayakan media. Hal itu dirasa wajar karena menurutnya masyarakat terlalu ditindas oleh kepentingan bisnis oleh mafia media. “kita harus atur media agar masyarakat tidak tertelan oleh meraka dengan menguasai banyumas dalam berbagai aspek, budaya, antropologi dan karakteristik masyarakatnya” sarannya.
 PURWOKERTO-(15/1) diduga akan terjadi fenomena alam yang sangat menakjubkan, yaitu Gerhana Matahari. Untuk itu umat Islam dianjurkan menjadikan momentum fenomena alam luar biasa tersebut sebagai momentum muhasabah atau introspeksi diri. Umat juga dianjurkan untuk melaksanakan Shalat Gerhana Matahari sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW. Ini ditegaskan KH M Natsir Zubaidi, Sekjen Dewan Masjid Indonesia (DMI) dalam perbincangan dengan Republika di Gedung MUI Jakarta, Kamis (14/1).
GERHANA matahari pada 15 Januari 2010 merupakan gerhana matahari cincin (annular), yaitu bundaran bulan tidak sepenuhnya menutupi matahari sehingga masih tersisa bagian yang bercahaya, yang mengesankan seperti cincin.
Namun di Indonesia, gerhana ini hanya akan nampak sebagai gerhana matahari sebagian (parsial), karena umbra gerhana hanya melintas di wilayah Afrika timur, India selatan dan Sri Lanka, Myanmar dan China bagian tengah. Di Indonesia, gerhana ini hanya bisa disaksikan di seluruh Pulau Sumatra, Kalimantan, serta sebagian Jawa dan Sulawesi.
Gerhana ini terjadi saat matahari di langit barat dilihat dari segenap wilayah Jawa Tengah dan seluruh tahapannya, yakni kontak awal, puncak serta kontak akhir bisa diamati sepenuhnya.
Puncak gerhana terjadi di antara jam 15:19- 15:23 WIB, bergantung pada lokasinya. Pada saat puncak, matahari akan nampak benjol (robek) sedikit di bagian kanan bawah (sisi utara).
Mengingat Jawa Tengah berdekatan dengan garis marginal gerhana maka durasi dan magnitude gerhana, yakni persentase ketertutupan matahari oleh bulan, menjadi berbeda-beda di setiap lokasi.
Magnitude gerhana ini sangat kecil, maksimal hanya 4 % (Brebes) dan cenderung menurun begitu beranjak ke timur. Demikian pula durasinya. Wonogiri menjadi wilayah dengan karakteristik gerhana paling minimal, yaitu durasinya hanya 24 menit dengan magnitude 0,9 % seperti disajikan dalam tabel berikut ini:
Karena durasinya bervariasi, maka bagi umat Islam terdapat situasi kondisional untuk menunaikan ibadah shalat sunah gerhana matahari.
Geometri gerhana matahari ini mirip dengan gerhana matahari cincin 27 Januari 632 yang bersejarah, karena terjadi bersamaan dengan wafatnya Ibrahim, putra Rasulullah SAW dari istri Mariah Qibthiyah dan menjadi sebab diturunkannya perintah melaksanakan shalat sunah gerhana.
Pada saat itu lintasan umbra berbentuk hampir sama dengan lintasan umbra gerhana matahari cincin 2010 ini, hanya saja lokasinya sedikit bergeser ke utara dengan melintasi Semenanjung Arabia bagian selatan. (Ma’rufin Sudibyo-10)
SEGENAP MANAJEMEN, REDAKSI DAN KARYAWAN banyumaspromo.info MENYAMPAIKAN SELAMAT MERAYAKAN NATAL DAN TAHUN BARU BAGI YANG MERAYAKANNYA.
SEMOGA DI TAHUN YANG BARU HADIR SEMANGAT BARU, NUANSA BARU, TANGGUNG JAWAB BARU DAN BERKAH TUHAN TERLIMPAH KEPADA KITA SEMUA.

Ingin Lebih Sehat dan Cerdas, Makan Ikan Yuk!
Dalam 25 tahun terakhir, pelbagai penemuan ilmiah dari para ahli gizi dan kesehatan dunia membuktikan bahwa ikan dan jenis seafood lainnya sangat baik untuk kesehatan serta kecerdasan manusia. Kenyataan ini disebabkan karena ikan rata-rata mengandung 20 persen protein yang mudah dicerna dengan komposisi asam amino esensial yang seimbang. Ikan juga mengandung omega-3 yang sangat penting bagi perkembangan jaringan otak, dan mencegah terjadinya penyakit jantung, stroke, dan darah tinggi.
Lebih dari itu, omega-3 juga dapat mencegah terjadinya penyakit-penyakit inflamasi, seperti arthritis, asma, colitis, dermatitis serta psoriasis; beberapa jenis penyakit ginjal; dan membantu penyembuhan penyakit depresi, skizofrenia serta gejala hiperaktif pada anak-anak (FAO and WHO, 1996).
Seafood juga mengandung berbagai jenis mineral dan vitamin seperti A, D, dan K serta yodium. Seperti kita ketahui, bahwa yodium sangat ampuh untuk pencegahan penyakit gondok. Singkatnya, dengan makan ikan yang mencukupi, maka dapat memberikan tiga keuntungan bagi kita.
Pertama, baik untuk kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai macam penyakit.
Kedua, asam lemak tak jenuh, termasuk omega-3, yang terkandung dalam ikan, sangat membantu perkembangan sel otak yang dapat meningkatkan kecerdasan (IQ) manusia. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa kandungan mineral, vitamin, dan zat hara yang tinggi dalam ikan juga dapat meningkatkan vitalitas seksual pengkonsumsinya.
Oleh karena itu, wajar jika bangsa Eskimo di Greenland hampir tidak pernah terkena serangan jantung karena hampir seluruh dietnya berasal dari ikan. Sementara itu, bangsa Jepang yang mengkonsumsi ikan rata-rata 110 kilogram (kg)/ orang/tahun merupakan bangsa dengan kualitas kesehatan serta kecerdasan tertinggi di dunia. Perbandingannya bisa dilihat dari tingkat konsumsi ikan rata-rata per kapita per tahun di Hongkong, Singapura, Taiwan, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Malaysia berturut-turut adalah 80, 70, 65, 60, 35, dan 30 kg. Sedangkan tingkat konsumsi ikan rata-rata bangsa Indonesia pada tahun 1998 sebesar 17 kg/orang/tahun, pada tahun 2003 mencapai 23 kg/ orang/tahun, dan pada tahun 2009 mencapai 30 kg/orang/tahun. Dari data ini, bisa disebut bahwa tingkat konsumsi ikan rata-rata orang Indonesia masih terbilang kecil. Dengan anugerah yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, selaiknya kita mulai gemar makan ikan untuk menjadi lebih sehat dan cerdas.***G.1O.K (sumber : Mida Novawanty, Stop Ilegal Fishing)
 >Unsoed Kamis, 24 Desember 2009. Mengingat pentingnya akan berorganisasi dan manjemen perkuliahan, BEM KM Mipa mengadakan LKMM (latihan keterampilan manajemen mahasiswa) di gedung aula jurusan mipa fakultas sains dan teknik. Kegiatan ini dibuka oleh ketua jurusan Mipa bapak bilaloddin M.Si pada pukul 09.00 waktu setempat dan diikuti oleh 30 mahasiswa yang merupakan delegasi dari UKM kampus setempat.
Kegiatan ini menghadirkan bapak Gathot Heri S yang menyampaikan materi kebijakan pembinaan mahasiswa di fakultas. Harapannya mahasiswa akan semakin kritis terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh birokrasi kampus, sehingga tercipta tatanan kampus dan sistem perkuliahan yang lebih baik dan kondusif.
Selain mandatangkan bapak Gathot Heri S, kegiatan ini juga menghadirkan pembicara mantan presiden BEM KM Mipa, Ade Kurniawan S.Si yang menjabat pada periode 2007. Beliau menyampaikan materi tentang Esensi Berorganisasi bagi mahasiswa. Menurutnya mahasiswa harus beroganisasi karena persepsi masyarakat terhadap mahasiswa yang menganggap mahasiswa adalah orang yang berpendidikan tinggi, mengetahui banyak hal dan mengkritisi permasalahan sekitar. "Hal itu semua akan didapat oleh mahasiswa jika mereka mau beroganisasi, karena dalam berorganisasi mereka akan belajar bekerja sama, manajemen dan kepemimpinan, mencari solusi dari suatu masalah dan berkomunikasi terhadap masyarakat" paparnya disela-sela menyampaikan materi.
Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memilih dan berorganisasi dengan baik, memenaj waktu perkuliahan dan organisasi, menganalisis konflik yang terjadi di masyarakat serta mengambil keputusan yang terbaik.
by nur ichsan
|
|
Pasang iklan gratis, klik disini
|