<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://banyumaspromo.info/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumaspromo.info</link>
	<description></description>
	<pubDate>Thu, 06 May 2010 12:32:18 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ismail Fahmi, Pengoprek Semantic Web untuk Bahasa Indonesia</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1712</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1712#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 12:29:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1712</guid>
		<description><![CDATA[Netsains.Com – Siapa bilang belajar teknologi informasi hanya akan berakhir menjadi administrator saja, atau bahkan “tukang” servis komputer? Hilangkan pikiran pesimis macam itu, sebab jika ditekuni dengan serius, bukan tak mungkin melahirkan programmer andal.
Ismail Fahmi adalah salah satunya. Semantic web, yang juga disebut sebagai Web 3.0, membuat lelaki kelahiran 4 Januari, 36 tahun silam ini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2010/03/10730_193153106728_554661728_3794651_1290360_n.jpg" alt="Ismail Fahmi" />Netsains.Com – Siapa bilang belajar teknologi informasi hanya akan berakhir menjadi administrator saja, atau bahkan “tukang” servis komputer? Hilangkan pikiran pesimis macam itu, sebab jika ditekuni dengan serius, bukan tak mungkin melahirkan programmer andal.</p>
<p>Ismail Fahmi adalah salah satunya. Semantic web, yang juga disebut sebagai Web 3.0, membuat lelaki kelahiran 4 Januari, 36 tahun silam ini, penasaran berat. Belum lama ini ia merilis Gresnews.com, yang bisa dikatakan sebagai situs yang menjalankan teknologi semantic web pertama di Indonesia. Apa kelebihan situs yang menjadi “oprekan” doktor Universitas Groningen, Belanda ini? Yuk, ikuti bincang-bincang saya dengan istri dari Agnes Tri Harjaningrum.</p>
<p>Netsains (NS): Sejak kapan mempelajari semantic web?</p>
<p>Ismail Fahmi (IF): Saya mulai mengenal dan mempelajari semantic web sejak tahun 2006. Itu tahun kedua ketika saya mengambil PhD di Belanda. Kebetulan, selain riset saya juga bekerja untuk Perpustakaan Universitas Groningen, dan saya dibebaskan untuk mengembangkan teknologi baru yang bisa diimplementasikan di perpustakaan. Kemudian saya mencoba mencari riset terbaru di bidang teknologi informasi dan internet, dan saya temukan semantic web merupakan salah satunya. Usulan saya untuk menerapkan teknologi ini di perpustakaan disetuju oleh bos saya. Kemudian, sejak saat itu saya mulai menggeluti semantic web.</p>
<p>NS: Kenapa tertarik mempelajarinya?</p>
<p>IF: Awalnya simpel. Semantic web dibilang sebagai Web 3.0. Saat itu Web 2.0 sudah banyak dibicarakan dan direalisasikan. Yang masih belum luas implementasinya adalah Web 3.0. Saya pikir tentu ini salah satu teknologi Internet di masa depan. Dari pada mendalami apa yang sudah dikembangkan oleh orang (WEb 2.0), saya pikir lebih baik saya mendalami yang belum banyak didalami, yaitu semantic web.</p>
<p>Kebetulan yang kedua adalah, riset PhD saya tentang Natural Language Processing (NLP), dimana saya belajar bagaimana komputer bisa memahami bahasa alamiah manusia, dan dengan pengetahuannya ini komputer bisa memproses teks. Contohnya, dari sebuah string kalimat, komputer bisa mengetahui mana subjek, predikat, atau objek. Juga tahu sebuah kata itu kata benda, kata kerja, kata sifat, atau yang lainnya. Dengan kemampuan menganalisa teks ini, komputer akhirnya bisa mengolah dokumen yang tidak terstruktur, bukan berbentu data, menjadi data yang bisa dipahami oleh komputer.</p>
<p>Nah, karena semantic web itu hanya bisa bekerja jika inputnya adalah data, dan NLP bisa mengubah teks menjadi data, maka saya menjadi semakin bersemangat untuk mempelajari semantic web ini. Dengan begitu, saya bisa terapkan hasil pengolahan teks menggunakan teknologi NLP untuk konsumsi semantic web.</p>
<p>Lulusan SMA 1 Bojonegoro (Jawa Timur) ini adalah juga alumni Jurusan Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB), dan terakhir lulusan Alfa-Informatika di Universitas Groningen. Selain ngoprek komputer, yang merupakan hobi utamnya, Ismail juga suka motret-motret menggunakan kamera ‘aliran hitam’. Jika ada waktu juga suka mengolah foto menggunakan Gimp.</p>
<p>NS: Sebenarnya apa fungsi utama dari aplikasi ini? Dan apa bisa menguntungkan dari sisi bisnis?</p>
<p>IF: Fungsi utama dari aplikasi di balik Gresnews.com adalah untuk mentransformasi teks yang hanya bisa ditampilkan di halaman web, tanpa bisa diolah lebih lanjut oleh komputer, tidak bisa digunakan oleh komputer untuk mengetahui mood, perasan, pendapat positif atau negatif seseorang, menjadi data yang bisa dimengerti komputer. Dengan transformasi ini, pengunjung tidak sekedar membaca berita (teks), tetapi bisa mendapatkan insight atau pemahaman baru yang sudah dioleh terlebih dahulu secara otomatis oleh komputer.</p>
<p>Sebagai contoh, fitur Relation Graph di Gresnews.com, dihasilkan dari data subjek-predikat-objek yang sudah diolah sebalumnya dari teks berita. Dengan relasi ini, komputer bisa menampilkan aktor-aktor memiliki relasi tertentu di dalam berita. Misalnya ‘Presiden SBY’ memiliki hubungan dengan Budiono melalui relasi ‘mengangkat’ atau ‘memerintahkan’, dan seterusnya.<br />
<img src="http://netsains.com/wp-content/uploads/2010/03/27104_418312501728_554661728_4922969_6436596_n-300x292.jpg" alt="GresNews.Com" />Jika setiap kata kerja menjadi relasi penghubung antara subjek dan predikat, maka komputer yang memiliki pengetahuan NLP dapat kita minta untuk menampilkan sepasang aktor yang memiliki relasi tertentu. Misalnya, kita bisa minta komputer agar menampilkan pasangan-pasangan aktor yang memiliki relasi ‘mencintai’. Dengan mudah, saya bisa dapatkan data berikut dari database Gresnews:</p>
<p>{“s”:”Jude”,<br />
“p”:”mencintai”,<br />
“o”:”Sienna”,<br />
“score”:11.66189},<br />
{<br />
“s”:”Allah SWT”,<br />
“p”:”mencintai”,</p>
<p>“o”:”hamba-Nya”,<br />
“score”:11.66189},<br />
{<br />
“s”:”Ari”,<br />
“p”:”mencintai”,<br />
“o”:”Inge”,<br />
“score”:11.66189},</p>
<p>Saat saya menulis ini, pencarian berdasarkan relasi di atas belum ditampilkan di Gresnews. Yang sudah ditampilkan adalah anda bisa menelusuri relasi S-P-O yang sudah disajikan oleh  Relation Graph.</p>
<p>Anda bisa bayangkan sendiri, tanpa perlu membaca teks berita, anda bisa mendapatkan potongan-potongan informasi menarik yang mungkin akan menambah insight bagi anda.</p>
<p>NS: Apakah hal ini menguntungkan dari sisi bisnis?</p>
<p>IF: Jika yang anda maksud dengan pertanyaan ini adalah apakah  dengan ditambahkannya semantic web pada aggregator berita seperti Gresnews, maka Gresnews akan lebih untung secara bisnis? Jawaban saya, saya tidak tahu. Saya pribadi tidak berharap mendapatkan revenue yang banyak dari situs Gresnews.com. Situs ini lebih sebagai media eksperimen saya dalam menerapkan semantic web. Saya ingin melihat apakah benar komputer bisa membantu manusia memahami teks secara cepat dan otomatis? Bagaimana pengunjung memanfaatkan fitur-fitur baru ini? Apakah mereka menyukainya, atau mereka lebih memilih fitur tradisional seperti headline dan link ke sumber berita agar bisa membaca sendiri beritanya? Juga bagaimana pengunjung meresponse iklan teks, image, dan video? Saya ingin mengetahui hal-hal ini.</p>
<p>Untuk bisnis, saya ingin membidik institusi riset atau perusahaan yang ingin lebih maju dengan mendengarkan apa kata konsumen mereka di koran online, blog, twitter, dan forum diskusi. Saat ini, opini konsumen setiap saat bisa disebarkan di internet melalui media-media online ini. Dan secara realtime, perusahaan yang sedang memasarkan sebuah produk bisa langsung memonitor response konsumen jika mereka bisa mengolah pesan-pesan online tersebut. Nah, teknologi NLP dan semantic web, bisa menjawab kebutuhan itu.</p>
<p>NS: Apakah web kamu Gresnews.Com merupakan realisasi dari semantic web?</p>
<p>IF: Seperti saya jelaskan di atas, Gresnews memang diharapkan menjadi realisasi dari semantic web. Porsi teknologi semantic web ini nantinya akan semakin besar. Saat ini, Gresnews baru menggunakan sebagian kecil teknologi semantic web. Pelan-pelan, kami akan tambahkan fitur semantic web ke dalamnya.</p>
<p>NS: Apakah itu berarti kamu bisa mengoperasikan web tersebut sendirian saja, dengan hanya mengandalkan program semantic web?</p>
<p>IF: Soal pengoperasian web yang dilakukan secara otomatis, ini bisa dilakukan meskipun tidak menggunakan semantic web. Cukup dengan crawler, text clustering, indexing, dan berbagai teknik visualisasi, kita bisa bikin web yang otomatis terupdate secara periodik.</p>
<p>Teknik ini juga digunakan di Gresnews, sehingga saya tidak perlu mengoperasikan Gresnews secara manual. Bahkan saya turut menjadi penikmat berita yagn disajikan Gresnews. Saya sangat terbantu, karena saya tidak perlu mengunjungi ribuan sumber berita untuk mendapatkan berita terbaru dan yang lagi ngetrend.</p>
<p>NS: Apakah program itu kamu modifikasi secara khusus seorang diri?</p>
<p>IF: Saat ini saya sendirian yang mengerjakan program ini. Karena saya siang hari kerja di perusahaan Belanda, maka hanya pada malam hari saya bisa mengerjakannya. Saya cicil sedikit demi sedikit sejak bulan Agustus tahun lalu.</p>
<p>NS: Dengan semantic web ini, yg juga disebut web 3.0, mungkinkah web versi sebelumnya bisa digantikan atau “dikalahkan” dari sisi kompetisi bisnis atau eksistensi?</p>
<p>IF: Saya bukan ahli di bidang bisnis, jadi soal bisnis saya tidak bisa jawab. Hanya yang saya tahu, dalam setiap masa, kita akan melihat sebuah teknologi begitu dominan dan mewarnai. Pada tahun 1993 saya ingat pertama kali ada sambungan ke internet di ITB, menggunakan modem 64 Kbps melalui BPPT. Saat itu ketika kita bisa membuat web status, sudah sangat hebat. Namun, sekarang, kondisinya sudah jauh sekali dari web statis. Kita melihat web yang statis seperti dinosaurus.</p>
<p>Sekarang setiap orang bisa menjadi sukses, hebat, terkenal, melalui talen yang mereka miliki ketika mereka bisa membangun network. Sekarang setiap orang bisa menerbitkan berita melalui blog mereka. Siapapun bisa membuat blog, tanpa harus membayar sepeserpun. Setelah blog dibuat, mereka tinggal menunggu orang datang untuk memberi komentar. Sebagian orang menjadi selebritis internet, yang memiliki blog  paling banyak dikunjungi dan paling banyak komentarnya. Blog-blog ini bisa memiliki kekuatan dan pengaruh yang sangat besar, selain bisa menghasilkan revenue yang menguntungkan. Inilah jaman Web 2.0.</p>
<p>Dan saya yakin, kondisi ini tak akan lama lagi bergeser. Jika saat ini adalah jaman dimana ‘manusia’ berkomunikasi dengan ‘manusia’, melalui komentar di status Facebook, misalnya, maka di masa depan apa yang mereka tuliskan akan bisa dipahami komputer. Sehingga nanti akan tiba jaman dimana ‘komputer’ berkomunikasi dengan ‘komputer’ setelah memahami setiap teks yang diprosesnya. Komputer akan berkomunikasi dengan smartphone, dan smartphone akan memberitahu si empunya tentang pesan yang dikirim oleh komputer itu.</p>
<p>Kuncinya memang ada di pemahaman akan makna yang terkandung dalam teks/data oleh komputer. Dan itu adalah jaman Web 3.0. Mungkin itu pula jamannya Semantic Web. Saya tidak tahu pasti.</p>
<p>Sejauh ini Gresnews sebagai semactic web sudah cukup menghipnotis pengembang situs lainnya. Seperti yang dikemukakan Ruby, seorang web developer asal Malang, Jawa Tumir. “Sepertinya ini web nantinya bakalan besar dan tambah canggih serta banyak dicari. Situs ini menyedot informasi per segmen, per kategori, bahkan lebih detail lagi nanti. Selain itu, dia menyedot informasi, dan ditampilkan ke web ini dengan screen terlebih dahulu , tentunya bersama sama script screeningnya, dan membuat berita tersebut tidak sama dengan web aslinya, walau intinya sama,” papar Ruby.</p>
<p>NS: Selain Gresnews, adakah web lain yang sudah bisa disebut sebagai web 3.0 yang dikembangkan oleh orang Indonesia juga selain kamu?</p>
<p>IF: Saya sendiri sebenarnya agak kuper dengan perkembangan web-web inovatif yang dibuat oleh orang Indonesia. Saya kurang mengikuti infonya setiap hari, jadi saya tidak bisa jawab apakah ada yang lain atau tidak. Pernah ada yang tanya di Twitter, dan teman saya bilang kalau yang mengimplementasikan semantic web baru Gresnews. Tapi pastinya saya kurang tahu. Mungkin pembaca blog ini bisa membantu.</p>
<p>NS: Saat ini sedang sibuk apa?</p>
<p>IF: Secara profesional saya saat ini bekerja di sebuah perusahaan Rich Media di Amsterdam. Bisnis utamanya adalah menjual slot untuk iklan-iklan rich media (yang mengandung flash, movie, homepage takeover, dan lain-lain) di ratusan situs yang diajak bekerjasama. Tugas saya membuat aplikasi reporting, kurang lebih seperti Google Analytics, tapi untuk iklan yang ditampilkan. Informasi yg dikelola seperti impresi, klik, rate klik, visibility, dan lain-lain.</p>
<p>Selain itu ya sibuk dengan proyek Gresnews ini. Dan sekarang sedang menyiapkan Gresnews Media Center, yang akan memudahkan seseorang untuk memonitor coverage institusinya dan kompetitornya di berita-berita online dan media sosial (blog, twitter, forum).</p>
<p>Foto-foto: Dokumen pribadi Ismail Fahmi.<br />
 Tentang Penulis: Merry Magdalena<br />
Merry Magdalena Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Bukunya yang sudah terbit &#8220;Cyberlaw, Tidak Perlu Takut&#8221; ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, &#8220;Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul&#8221; (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009), &#8220;UU ITE, Don&#8217;t be The Next Victim&#8221;<br />
     * Website Pribadi/Blog: http://merry.netsains.com<br />
Sumber : http://netsains.com/2010/03/ismail-fahmi-pengoprek-semantic-web-ala-indonesia/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1712</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Tadabbur Qur&#8217;an di UNSOED</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1710</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1710#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 08:34:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>

		<category><![CDATA[workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1710</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO Keluarga Alumni Universutas Jenderal Soedirman (KAUNSOED) dan Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) UNSOED mengadakan WORKSHOP TADABBUR AL-QUR’AN : “MERAIH MUTIARA-MUTIARA AL-QUR’AN”(Bersama Ustadz Bachtiar Nasir, Lc) pada :HARI/TGL: SABTU, 13 MARET 2010. WAKTU: PKL. 8.00 S/D 16.00 WIB, TEMPAT: AULA GEDUNG ROEDHIRO Fakultas Ekonomi UNSOED
Memfungsikan Al-Qur&#8217;an secara Maksimal
Banyak orang yang bisa membaca Al-Qur&#8217;an tapi tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom: 0;"><img class="alignleft" src="http://mrans.files.wordpress.com/2010/03/dsc_0086.jpg" alt="workshop UNSOED KAUNSOED" width="190" height="118" /><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>PURWOKERTO </strong><span style="font-weight: normal;">Keluarga Alumni Universutas Jenderal Soedirman (KAUNSOED) dan Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) UNSOED mengadakan WORKSHOP TADABBUR AL-QUR’AN : “MERAIH MUTIARA-MUTIARA AL-QUR’AN”(Bersama Ustadz Bachtiar Nasir, Lc) pada :HARI/TGL: SABTU, 13 MARET 2010. WAKTU: PKL. 8.00 S/D 16.00 WIB, TEMPAT: AULA GEDUNG ROEDHIRO Fakultas Ekonomi UNSOED</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Memfungsikan Al-Qur&#8217;an secara Maksimal</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><span style="font-weight: normal;">Banyak orang yang bisa membaca Al-Qur&#8217;an tapi tidak memberikan pengaruh apa-apa baginya. Padahal fungsi Al-Qur&#8217;an adalah sebagai kitab hidayah yang seharusnya membawa pengaruh positif untuk pribadi, keluarga dan masyarakat luas. Faktor utama yang menjadi penyebab terhalangnya manusia dari keberkahan Al-Qur&#8217;an adalah </span><em><span style="font-weight: normal;">karena lemahnya tadabbur</span></em><span style="font-style: normal;"><span style="font-weight: normal;"> terhadap ayat-ayat yang dibaca. Bacaan hanya sebatas lisan tidak melibatkan </span></span><em><span style="font-weight: normal;">akal dan perasaan</span></em><span style="font-style: normal;"><span style="font-weight: normal;">. Kata Ir. Nurul Hidayat, M.Kom, Ketua Panitia WORKSHOP TADABBUR AL-QUR’AN. Jumlah Peserta sekitar 300 orang dari Kalangan Mahasiswa, Dosen, Karyawan dan Masyarakat di Kota Purwokerto.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0; font-style: normal;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Perlu Sosialisasi </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0; font-style: normal; font-weight: normal;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Acara juga berlangsung meriah dan kegiatan ini merupakan program kerja pertama KAUNSOED. Target yang diharapkan Workshop Tadabbur Al-Qur&#8217;an  adalah untuk megenalkan masyarakat pada Al-Qur&#8217;an umumnya dan pada civitas akademika Unsoed khususnya dan agar peserta dapat <strong>MENTERAPI </strong>diri atau orang lain dengan ayat-ayat Al-Qur&#8217;an untuk membentuk <em>pribadi mukmin dan meraih sukses, kebahagiaan dan kemenangan di dunia dan </em>akhirat, kata Ir. H. Haiban Hadjid, Ketua Keluarga Besar Alumni UNSOED (KAUNSOED).</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0; font-style: normal;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Pemahaman Tadabbur Al-Qur&#8217;an</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0; font-style: normal; font-weight: normal;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tadabbur adalah perenungan yang menyeluruh untuknmengetahui maksud dan makna dari suatu ungkapan secara mendalam, kata Ustadz Bachtiar Nasir, LC.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0; font-style: normal; font-weight: normal;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Di Sesi Pertama Beliau dalam workshopnya memberikan Tip Kunci sukses belajar qur&#8217;an jangan pernah berkata “Susah” atau “berat” sebelum mempelajari Al Qur&#8217;an, sucikan Allah lalu berdo&#8217;alah “Ya Rabb tambahkanlah ilmuku”. Dalam sesi ini beliau juga ingin merubah mindset orang Islam dalam menjadikan kitab Suci Al Qur&#8217;an sebagai Pedoman Hidup. </span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0; font-style: normal; font-weight: normal;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Di Sesi Kedua Ustadz Bachtiar Nasir, Lc menginstal peserta Workshop Tadabbur Qur&#8217;an, dengan pendekatan tadabbur, Alqur&#8217;an sebagai operating system di install de dalam mindset, attitude dan behavior (Cara Pandang, Sikap mental da perilaku). Kata Beliau “berinteraksilah dengan Alqur&#8217;an lewat cara yang paling disukai Alqur&#8217;an, yaitu dengan pendekatan Tadabbur Qur&#8217;an Dalil-dalinya QS. Shaad (38) : 29, QS. An-Nisa (4) : 82; QS. Muhammad (47) : 24.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0; font-style: normal; font-weight: normal;"><span style="font-family: Verdana,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Salah satu peserta Agus, mahasiswa UNSOED mengatakan perlu sosialisasi terus menerus untuk pengenalan Al-Qur&#8217;an dengan metoda <em>tadabbur</em>, terutama, di dunia pendidikan. Condro mahasiswa Teknik Informatika MIPA FST UNSOED menilai, penggunaan METODA tadabbur memberikan kemudahan dalam memahami dan mempelajari serta mengamalkan ayat-ayat Al-Qur&#8217;an dalam kehidupan sehari-hari. Diakhir acara dibentuk sebuah Komunitas Ar-Rahman Purwokerto.[ANS]</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1710</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BEM KM Mipa adakan Olimiade Se- Barlingmascakeb</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1707</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1707#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 09:13:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>

		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1707</guid>
		<description><![CDATA[Unsoed. 7 Februari 2010. Sebagai betuk kepedulian dalam dunia pendidikan kelompok mahasiswa yang bergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mipa (red : BEM KM Mipa) telah mengadakan Olimpiade Matematika, Fisika, Kimia dan Komputer di kampus jurusan Mipa Fakultas Sains &#038; Teknik Unsoed. Olimpiade tersebut diikuti oleh siswa dan siswi SMA, MA dan SMK se-Barlingmascakeb.
Bertemakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Unsoed. 7 Februari 2010. Sebagai betuk kepedulian dalam dunia pendidikan kelompok mahasiswa yang bergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mipa (red : BEM KM Mipa) telah mengadakan Olimpiade Matematika, Fisika, Kimia dan Komputer di kampus jurusan Mipa Fakultas Sains &#038; Teknik Unsoed. Olimpiade tersebut diikuti oleh siswa dan siswi SMA, MA dan SMK se-Barlingmascakeb.<br />
Bertemakan “semangat sains sebagai ajang berkarya mempersiapkan generasi muda berprestasi”, olimpiade ini  dibuka oleh ketua jurusan mipa bapak Bilalloddin, S.Si. M.Si dengan banyak peserta sekitar 176 siswa-siswi SMA sederajat di wilayah Banjar, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa olimpiade kali ini merupakan ajang untuk berkompetisi secara sehat bagi para generasi muda. “kabanyakan generasi muda sekarang sudah terpengaruh oleh budaya hedonism. Nah melalui olimpiade ini diharapkan generasi muda sering berkarya untuk mengukir prestasi yang lebih baik lagi” tuturnya.<br />
Pada sela-sela olimpade ini para guru yang mendampingi siswa-siswinya juga mendapatkan pembelajaran untuk memanfaatkan e-learning oleh bapak Nurul Hidayat, S.Pt, M.Kom selaku kaprodi Teknik Informatika Unsoed. Menurutnya e-learning sangat membantu proses belajar mengajar di kelas jika diterapkan dalam system kependidikannya.<br />
Jalannya Olimpiade ini sendiri terdiri dari 3 babak. Pertama peserta harus mengikuti seleksi pada babak penyisian di masing-masing program study. 10 peserta yang lolos pada masing-masing program study harus mengikuti ujian tertulis. Pada babak final terdapat  finalis dari masing-masing program study dengan mengikuti ujian praktikum kemudian mempersentasikan jawabannya pada tim juri masing-masing yang merupakan staff dosen dari keempat program study. “diharapkan dengan system babak final yang seperti itu maka peserta tidak hanya pintar dalam menjawab soal tapi juga mempertanggung jawabkan jawaban mereka kepada tim juri” kata Eddy Pujianto selaku ketua panita olimpiade ini.<br />
Setelah mengikuti berbagai babak akhirnya SMA 2 Purwokerto lah yang menjadi  juara umum karena yang paling banyak memempatkan pesertanya sebagai juara di masing-masing program studi. Berikut adalah daftar peserta yang meraih trofi juara :<br />
Olimpade Komputer<br />
1.	Basith Zainurrahman (SMA 2 Purwokerto)<br />
2.	Luthfan Ade V ( Sma N 1 Banjarnegara)<br />
3.	Prasato Adi W (SMA N 1 Cilacap)<br />
Olimpiade Matematika<br />
1.	Tomi Kurniawan (SMA 2 Purwokerto)<br />
2.	M Noram (SMA 2 Purbalingga)<br />
3.	Heriawan (SMA N 1 Jatilawang)</p>
<p>Olimpiade Fisika<br />
1.	Doni Indra S (SMA N 1 Cilacap)<br />
2.	Kuswatun Khasanah (SMA N 2 Purwokerto)<br />
3.	Sarah Azmi (SMA N 1 Cilacap)<br />
Olimpiade Kimia<br />
1.	Stephen Haniel Yuwono (Sma N 1 Purwokerto)<br />
2.	Ayub Wijayanto (Sma N 2 Purwokerto)<br />
3.	Dini Andriani (Sma N 2 Purwokerto)</p>
<p>by nur ichsan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1707</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Peranan Media Lokal dalam Pemberdayaan Umat</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1704</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1704#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 12:57:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>

		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1704</guid>
		<description><![CDATA[Purwokerto, 16 Januari 2010. Semakin pesatnya berkembangnya media massa dari media cetak, elektronik sampai media internet membuat dampak tersendiri bagi mental dan masyarakat. Untuk itu diperlukan sebuah media lokal untuk kembali mengembalikan mental masyarakat anggar dapat menjunjung kembali nilai-nilai dan adat istiadat budaya lokal.
Hal itulah yang menjadi landasan crew mafaza 97.6 Fm mengadakan workshop media [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Purwokerto, 16 Januari 2010. Semakin pesatnya berkembangnya media massa dari media cetak, elektronik sampai media internet membuat dampak tersendiri bagi mental dan masyarakat. Untuk itu diperlukan sebuah media lokal untuk kembali mengembalikan mental masyarakat anggar dapat menjunjung kembali nilai-nilai dan adat istiadat budaya lokal.<br />
Hal itulah yang menjadi landasan crew mafaza 97.6 Fm mengadakan workshop media dengan tema penguatan media bagi pemberdayaan umat. Workshop media tersebut diadakan di GSG Lantai 2 masjid fathimatuzzahra dengan mengundang tokoh-tokoh media di wilayah kabupaten banyumas diantaranya Yudis Fajar (radar banyumas), ria sakti unggul (banyumas TV), Akhmad Tohari(Tokoh masyarakat), Agus Sutoyo(RRI) dan Agus Noor Shidiq (Portal Banyumas).<br />
Menurut penuturan Akhmad Tohari, seharusnya bukan media yang memberdayakan masyarakat tapi masyarakatlah yang harus memberdayakan media. Hal itu dirasa wajar karena menurutnya masyarakat terlalu ditindas oleh kepentingan bisnis oleh mafia media. “kita harus atur media agar masyarakat tidak tertelan oleh meraka dengan menguasai banyumas dalam berbagai aspek, budaya, antropologi dan karakteristik masyarakatnya” sarannya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1704</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gerhana Matahari 15 Januari 2010</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1701</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1701#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 06:49:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>

		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>

		<category><![CDATA[Gerhana Matahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1701</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO-(15/1) diduga akan terjadi fenomena alam yang sangat menakjubkan, yaitu Gerhana Matahari. Untuk itu umat Islam dianjurkan menjadikan momentum fenomena alam luar biasa tersebut sebagai momentum muhasabah atau introspeksi diri. Umat juga dianjurkan untuk melaksanakan Shalat Gerhana Matahari sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW. Ini ditegaskan KH M Natsir Zubaidi, Sekjen Dewan Masjid Indonesia (DMI) dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 150px;" src="http://mafazaif.wordpress.com/files/2010/01/gerhana-matahari.jpg" border="0" /><strong>PURWOKERTO</strong>-(15/1) diduga akan terjadi fenomena alam yang sangat menakjubkan, yaitu Gerhana Matahari. Untuk itu umat Islam dianjurkan menjadikan momentum fenomena alam luar biasa tersebut sebagai momentum muhasabah atau introspeksi diri. Umat juga dianjurkan untuk melaksanakan Shalat Gerhana Matahari sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW. Ini ditegaskan KH M Natsir Zubaidi, Sekjen Dewan Masjid Indonesia (DMI) dalam perbincangan dengan Republika di Gedung MUI Jakarta, Kamis (14/1).</p>
<p>GERHANA matahari pada 15 Januari 2010 merupakan gerhana matahari cincin (annular), yaitu bundaran bulan tidak sepenuhnya menutupi matahari sehingga masih tersisa bagian yang bercahaya, yang mengesankan seperti cincin.</p>
<p>Namun di Indonesia, gerhana ini hanya akan nampak sebagai gerhana matahari sebagian (parsial), karena umbra gerhana hanya melintas di wilayah Afrika timur, India selatan dan Sri Lanka, Myanmar dan China bagian tengah. Di Indonesia, gerhana ini hanya bisa disaksikan di seluruh Pulau Sumatra, Kalimantan, serta sebagian Jawa dan Sulawesi.</p>
<p>Gerhana ini terjadi saat matahari di langit barat dilihat dari segenap wilayah Jawa Tengah dan seluruh tahapannya, yakni kontak awal, puncak serta kontak akhir bisa diamati sepenuhnya.</p>
<p>Puncak gerhana terjadi di antara jam 15:19- 15:23 WIB, bergantung pada lokasinya. Pada saat puncak, matahari akan nampak benjol (robek) sedikit di bagian kanan bawah (sisi utara).</p>
<p>Mengingat Jawa Tengah berdekatan dengan garis marginal gerhana maka durasi dan magnitude gerhana, yakni persentase ketertutupan matahari oleh bulan, menjadi berbeda-beda di setiap lokasi.</p>
<p>Magnitude gerhana ini sangat kecil, maksimal hanya 4 % (Brebes) dan cenderung menurun begitu beranjak ke timur. Demikian pula durasinya. Wonogiri menjadi wilayah dengan karakteristik gerhana paling minimal, yaitu durasinya hanya 24 menit dengan magnitude 0,9 % seperti disajikan dalam tabel berikut ini:</p>
<p>Karena durasinya bervariasi, maka bagi umat Islam terdapat situasi kondisional untuk menunaikan ibadah shalat sunah gerhana matahari.</p>
<p>Geometri gerhana matahari ini mirip dengan gerhana matahari cincin 27 Januari 632 yang bersejarah, karena terjadi bersamaan dengan wafatnya Ibrahim, putra Rasulullah SAW dari istri Mariah Qibthiyah dan menjadi sebab diturunkannya perintah melaksanakan shalat sunah gerhana.</p>
<p>Pada saat itu lintasan umbra berbentuk hampir sama dengan lintasan umbra gerhana matahari cincin 2010 ini, hanya saja lokasinya sedikit bergeser ke utara dengan melintasi Semenanjung Arabia bagian selatan. (Ma’rufin Sudibyo-10)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1701</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SELAMAT NATAL 2009 DAN TAHUN BARU 2010</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1689</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1689#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 03:16:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gio</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Aneka Jasa]]></category>

		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>

		<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1689</guid>
		<description><![CDATA[
SEGENAP MANAJEMEN, REDAKSI DAN KARYAWAN banyumaspromo.info MENYAMPAIKAN SELAMAT MERAYAKAN NATAL DAN TAHUN BARU BAGI YANG MERAYAKANNYA.
SEMOGA DI TAHUN YANG BARU HADIR SEMANGAT BARU, NUANSA BARU, TANGGUNG JAWAB BARU DAN BERKAH TUHAN TERLIMPAH KEPADA KITA SEMUA.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KBiW6393Ukw/SzX_QLlBRhI/AAAAAAAAARE/gxw6PGuDJuw/s320/m_natal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419518380061312530" border="0" /></p>
<div class="GBThreadMessageRow_Body_Content">SEGENAP MANAJEMEN, REDAKSI DAN KARYAWAN banyumaspromo.info MENYAMPAIKAN SELAMAT MERAYAKAN NATAL DAN TAHUN BARU BAGI YANG MERAYAKANNYA.</div>
<div class="GBThreadMessageRow_Body_Content">SEMOGA DI TAHUN YANG BARU HADIR SEMANGAT BARU, NUANSA BARU, TANGGUNG JAWAB BARU DAN BERKAH TUHAN TERLIMPAH KEPADA KITA SEMUA.</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1689</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MAKAN IKAN, BIKIN PINTER</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1686</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1686#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 03:06:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gio</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>

		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1686</guid>
		<description><![CDATA[
Ingin Lebih Sehat dan Cerdas, Makan Ikan Yuk!
Dalam 25 tahun terakhir, pelbagai penemuan ilmiah dari para ahli gizi dan kesehatan dunia membuktikan bahwa ikan dan jenis seafood lainnya sangat baik untuk kesehatan serta kecerdasan manusia. Kenyataan ini disebabkan karena ikan rata-rata mengandung 20 persen protein yang mudah dicerna dengan komposisi asam amino esensial yang seimbang. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KBiW6393Ukw/SzYABGyzfFI/AAAAAAAAARM/pcXMMwdOPOI/s320/makan+ikan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419519220590541906" border="0" /></p>
<div class="GBThreadMessageRow_Body_Content"><strong>Ingin Lebih Sehat dan Cerdas, Makan Ikan Yuk</strong>!</p>
<p>Dalam 25 tahun terakhir, pelbagai penemuan ilmiah dari para ahli gizi dan kesehatan dunia membuktikan bahwa ikan dan jenis seafood lainnya sangat baik untuk kesehatan serta kecerdasan manusia. Kenyataan ini disebabkan karena ikan rata-rata mengandung 20 persen protein yang mudah dicerna dengan komposisi asam amino esensial yang seimbang. Ikan juga mengandung omega-3 yang sangat penting bagi perkembangan jaringan otak, dan mencegah terjadinya penyakit jantung, stroke, dan darah tinggi.</p>
<p>Lebih dari itu, omega-3 juga dapat mencegah terjadinya penyakit-penyakit inflamasi, seperti arthritis, asma, colitis, dermatitis serta psoriasis; beberapa jenis penyakit ginjal; dan membantu penyembuhan penyakit depresi, skizofrenia serta gejala hiperaktif pada anak-anak (FAO and WHO, 1996).</p>
<p>Seafood juga mengandung berbagai jenis mineral dan vitamin seperti A, D, dan K serta yodium. Seperti kita ketahui, bahwa yodium sangat ampuh untuk pencegahan penyakit gondok. Singkatnya, dengan makan ikan yang mencukupi, maka dapat memberikan tiga keuntungan bagi kita.</p>
<p>Pertama, baik untuk kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai macam penyakit.</p>
<p>Kedua, asam lemak tak jenuh, termasuk omega-3, yang terkandung dalam ikan, sangat membantu perkembangan sel otak yang dapat meningkatkan kecerdasan (IQ) manusia. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa kandungan mineral, vitamin, dan zat hara yang tinggi dalam ikan juga dapat meningkatkan vitalitas seksual pengkonsumsinya.</p>
<p>Oleh karena itu, wajar jika bangsa Eskimo di Greenland hampir tidak pernah terkena serangan jantung karena hampir seluruh dietnya berasal dari ikan. Sementara itu, bangsa Jepang yang mengkonsumsi ikan rata-rata 110 kilogram (kg)/ orang/tahun merupakan bangsa dengan kualitas kesehatan serta kecerdasan tertinggi di dunia. Perbandingannya bisa dilihat dari tingkat konsumsi ikan rata-rata per kapita per tahun di Hongkong, Singapura, Taiwan, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Malaysia berturut-turut adalah 80, 70, 65, 60, 35, dan 30 kg. Sedangkan tingkat konsumsi ikan rata-rata bangsa Indonesia pada tahun 1998 sebesar 17 kg/orang/tahun, pada tahun 2003 mencapai 23 kg/ orang/tahun, dan pada tahun 2009 mencapai 30 kg/orang/tahun. Dari data ini, bisa disebut bahwa tingkat konsumsi ikan rata-rata orang Indonesia masih terbilang kecil. Dengan anugerah yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, selaiknya kita mulai gemar makan ikan untuk menjadi lebih sehat dan cerdas.***G.1O.K (sumber :  Mida Novawanty, Stop Ilegal Fishing)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1686</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BEM KM Mipa adakan LKMM</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1683</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1683#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 09:33:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>

		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1683</guid>
		<description><![CDATA[>Unsoed Kamis, 24 Desember 2009. Mengingat pentingnya akan berorganisasi dan manjemen perkuliahan, BEM KM Mipa mengadakan LKMM (latihan keterampilan manajemen mahasiswa) di gedung aula jurusan mipa fakultas sains dan teknik. Kegiatan ini dibuka oleh ketua jurusan Mipa bapak bilaloddin M.Si pada pukul 09.00 waktu setempat dan diikuti oleh 30 mahasiswa yang merupakan delegasi dari UKM [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://s785.photobucket.com/albums/yy133/ichsan_08/?action=view&#038;current=DSC_0004.jpg" target="_blank"><img src="http://i785.photobucket.com/albums/yy133/ichsan_08/DSC_0004.jpg" border="0" alt="Photobucket"width="400" height="250">></a><strong>Unsoed</strong> Kamis, 24 Desember 2009. Mengingat pentingnya akan berorganisasi dan manjemen perkuliahan, BEM KM Mipa mengadakan LKMM (latihan keterampilan manajemen mahasiswa) di gedung aula jurusan mipa fakultas sains dan teknik. Kegiatan ini dibuka oleh ketua jurusan Mipa bapak bilaloddin M.Si pada pukul 09.00 waktu setempat dan diikuti oleh 30 mahasiswa yang merupakan delegasi dari UKM kampus setempat.<br />
Kegiatan ini menghadirkan bapak Gathot Heri S yang menyampaikan materi kebijakan pembinaan mahasiswa di fakultas. Harapannya mahasiswa akan semakin kritis terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh birokrasi kampus, sehingga tercipta tatanan kampus dan sistem perkuliahan yang lebih baik dan kondusif.<br />
Selain mandatangkan bapak Gathot Heri S, kegiatan ini juga menghadirkan pembicara mantan presiden BEM KM Mipa, Ade Kurniawan S.Si yang menjabat pada periode 2007. Beliau menyampaikan materi tentang Esensi Berorganisasi bagi mahasiswa. Menurutnya mahasiswa harus beroganisasi karena persepsi masyarakat terhadap mahasiswa yang menganggap mahasiswa adalah orang yang berpendidikan tinggi, mengetahui banyak hal dan mengkritisi permasalahan sekitar. &#8220;Hal itu semua akan didapat oleh mahasiswa jika mereka mau beroganisasi, karena dalam berorganisasi mereka akan belajar bekerja sama, manajemen dan kepemimpinan, mencari solusi dari suatu masalah dan berkomunikasi terhadap masyarakat&#8221; paparnya disela-sela menyampaikan materi.<br />
Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memilih dan berorganisasi dengan baik, memenaj waktu perkuliahan dan organisasi, menganalisis konflik yang terjadi di masyarakat serta mengambil keputusan yang terbaik. </p>
<p>by nur ichsan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1683</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengukuhan Guru Besar : Prof. Edy Yuwono, Ph.D</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1676</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1676#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 22:20:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>

		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>

		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>

		<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<category><![CDATA[edy yuwono]]></category>

		<category><![CDATA[guru besar]]></category>

		<category><![CDATA[unsoed]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1676</guid>
		<description><![CDATA[Unsoed.net. Sabtu, 23 Desember 2009 telah dikukuhkan Guru Besar Prof. Edy Yuwono, PhD, di gedung soemardjito, silahkan download Pidato Ilmiah,  dihadiri para undangan yang mengikuti acara “Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Prof. EDY YUWONO, P.hD Bidang Ilmu Fisiologi Hewan pada Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman”. Dengan dikukuhkannya Prof. Edy Yuwono menjadi Guru Besar, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://banyumaspromo.info/wp-content/uploads/2009/12/closeup-150x150.jpg" alt="closeup" title="closeup" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1681" />Unsoed.net. Sabtu, 23 Desember 2009 telah dikukuhkan Guru Besar Prof. Edy Yuwono, PhD, di gedung soemardjito, silahkan download Pidato Ilmiah,  dihadiri para undangan yang mengikuti acara “Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Prof. EDY YUWONO, P.hD Bidang Ilmu Fisiologi Hewan pada Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman”. Dengan dikukuhkannya Prof. Edy Yuwono menjadi Guru Besar, berarti di Unsoed, ada 16 orang Profesor aktif.</p>
<p><embed type="application/x-shockwave-flash" src="http://picasaweb.google.com/s/c/bin/slideshow.swf" width="600" height="400" flashvars="host=picasaweb.google.com&#038;captions=1&#038;hl=en_GB&#038;feat=flashalbum&#038;RGB=0x000000&#038;feed=http%3A%2F%2Fpicasaweb.google.com%2Fdata%2Ffeed%2Fapi%2Fuser%2Fnurul.unsoed%2Falbumid%2F5418407384131099729%3Falt%3Drss%26kind%3Dphoto%26hl%3Den_GB" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer"></embed>Prof. Edy Yuwono, P.hD menyampaikan pidato pengukuhannya dengan judul “URGENSI STUDI FISIOLOGI HEWAN UNTUK PENGEMBANGAN AKUAKULTUR RAMAH LINGKUNGAN”.  Prof. Edy mengatakan bahwa hasil studi fisiologi hewan, misalnya tentang osmoregulasi, metabolisme, reproduksi, dan nutrisi, dapat digunakan sebagai dasar pemilihan teknologi terapan dalam pengembangan akuakultur yang bertanggung jawab dan berwawasan konservasi.  “Banyak permasalahan akuakultur yang belum dapat diatasi dan membutuhkan penelitian tentang berbagai aspek fisiologi secara lebih komprehensif”, demikian lanjut Prof. Edy.</p>
<p>Menurut Prof. Edy Yuwono, P.hD, studi fisiologi hewan sangat urgen untuk dilakukan dalam rangka memberikan penjelasan tentang fenomena biologi dalam akuakultur dan memberikan dasar pengembangan akuakultur ramah lingkungan.</p>
<p>Setelah mengukuhkan Prof.Edy Yuwono sebagai guru besar, Rektor Unsoed, Prof.Dr.Ir.SOEDJARWO, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas dikukuhkannya Prof.Edy Yuwono, P.hD menjadi guru besar di Unsoed.  Hal ini merupakan kebanggaan tersendiri, tidak saja bersifat individual bagi Prof.Edy dan keluarga, tetapi juga Fakultas Biologi.  Lebih dari itu, adalah kebanggaan institusional, khususnya bagi Unsoed.</p>
<p>Prof. Djarwo berpesan bahwa jabatan Guru Besar bukan ansich sebuah tujuan, tetapi sebenarnya adalah titik awal untuk lebih berkarya.  “Jadi tampilan dari seorang guru besar adalah semangat ilmiahnya yang bermotokan “publish or perish” (menulis atau mati) sebagai wujud komitmen ilmiah dan komitmen terhadap kejujuran nuraninya” demikian lanjut Prof. Djarwo.</p>
<p>Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para hadirin, dimulai dari anggota senat diikuti seluruh undangan yang hadir. Hadir dalam acara ini seluruh pejabat Universitas Jenderal Soedirman, Para Guru Besar, Perwakilan Anggota DPRD Barlingmascakeb, Wakil Bupati Brebes, Kapolwil Banyumas, Dandim Purwokerto, Kapolres Purwokerto, Pengadilan, Pemda, dan segenap tamu undangan. Sumber : www.unsoed.ac.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1676</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Desa Mandiri Energi Solusi Menciptakan Lapangan Pekerjaan</title>
		<link>http://banyumaspromo.info/?p=1674</link>
		<comments>http://banyumaspromo.info/?p=1674#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 07:54:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Pilihan]]></category>

		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>

		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumaspromo.info/?p=1674</guid>
		<description><![CDATA[Purwokerto,Unsoed-Sabtu, 19 Desember 2009 telah diadakan Seminar Nasional “Strategi Peningkatan Hasil Produksi Padi dan Perwujudan Desa Mandiri Energi di Kabupaten Banyumas” yang bertempat di Auditorium Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Sebagai pembicara diantaranya Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Banyumas, Ir. Sri Endah Agustina, MS (IPB), DR.Ir. Asta Unandi, M.Eng (Kepala Agroklimat),dan Ir. Rahmat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div class="wp-caption alignleft" style="width: 1033px"><img alt="Desa Mandiri Energi" src="http://i733.photobucket.com/albums/ww340/omahinfo/DSC_0144.jpg" title="Seminar Nasional Desa Mandiri Energi (DME)" width="500" height="300" /><p class="wp-caption-text">Desa Mandiri Energi</p></div><strong>Purwokerto,Unsoed</strong>-Sabtu, 19 Desember 2009 telah diadakan Seminar Nasional “<strong>Strategi Peningkatan Hasil Produksi Padi dan Perwujudan Desa Mandiri Energi di Kabupaten Banyumas</strong>” yang bertempat di <em>Auditorium Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman</em>. Sebagai pembicara diantaranya Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Banyumas, Ir. Sri Endah Agustina, MS (IPB), DR.Ir. Asta Unandi, M.Eng (Kepala Agroklimat),dan Ir. Rahmat (Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas). Seminar Nasional kali ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai universitas di Indonesia.<br />
Menurut Erwin S.Sadirsan (Direktur Eksekutif Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia), <em>Desa Mandiri Energi</em> (DME) yaitu desa yang memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri berasal dari sumber-sumber energi baru dan terbarukan, seperi biofuel terutama yang didapat dari minyak jarak pagar, energi surya maupun mikrohidro. Diluncurkan pada tahun 2007 guna meningkatkan kebutuhan energi setempat baik dalam bentuk bahan bakar nabati (BBN) maupun bahan bakar non nabati (non BBN) untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga maupun kegiatan produktif.<br />
Tujuan dari <em>Desa Mandiri Energi</em> (DME) yaitu meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam pengadaan energi dan mengurangi pemakaian BBM melalui peningkatan pemanfaatan energi setempat.<br />
Nita Nurhayati yang merupakan salah satu peserta dari seminar nasional ini mengatakan bahwa <em>Desa Mandiri Energi</em> (DME) ini mempunyai arah tujuan untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil, sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan serta mengurangi kemiskinan.<br />
“Target untuk tahun 2009 ini sebanyak dua ribu <em>Desa Mandiri Energi</em> (DME)”,tutur mahasiswi Fakultas Pertanian ini.<br />
Berdasar <em>banyumaspromo.info</em> kutip dari seminar nasional ini, di indonesia terdapat 40 <em>Desa Mandiri Energi</em> (DME) yang berbahan bakar nabati (BBN) dan 100 <em>Desa Mandiri Energi</em> (DME) berbahan bakar non nabati (non BBN). <em>Desa Mandiri Energi</em> (DME) bukan desa tertinggal, melainkan desa yang diharapkan bisa mandiri secara energi, dan menjual kelebihan energinya ke pihak lain.<br />
<strong>(condro)<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumaspromo.info/?feed=rss2&amp;p=1674</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
