Buku Baru “The Art of Controlling People”
September 30, 2009
Telah banyak buku yang menawarkan topik pengendalian namun sebagian besar buku yang beredar bersifat sangat akademis, yang lebih mementingkan aspek teoritik dan teknis. Buku ini menawarkan pendekatan yang lebih “manusiawi”. Manusia yang ada di dalam suatu organisasi menjadi aktor utama pengendalian. Sehebat apapun sistem pengendalian yang dijalankan, tanpa adanya manusia yang handal dan terkendali akan disangsikan keberhasilannya.
Pengendalian adalah suatu proses penjaminan dimana perusahaan dan orang-orang yang berada dalam perusahaan tersebut dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manusia berperan penting di sini. Untuk itulah untuk sukses mengendalikan perusahaan harus dimulai dengan sukses mengendalikan orang-orang yang berada dalam organisasi.
Mengendalikan orang tentunya sangat berbeda sifatnya dengan mengendalikan mesin atau perangkat keras lainnya. Ada aspek kejiwaan yang harus diperhatikan. Disamping itu juga kultural dan sosial yang akan turut menjadi satu kesatuan dalam diri manusia. Oleh karenanya dalam mengendalikan orang memerlukan suatu sentuhan yang “berbeda”. Untuk mengendalikan orang ada “seninya”. Untuk itulah maka buku ini berjudul “The Art of Controlling People”.
Buku ini membahas tentang bagaimana perusahaan dapat mencapai tujuannya, dengan melalui strategi pengendalian yang tepat, yang dikemas dalam suatu Sistem Pengendalian Manajemen. Strategi pengendalian yang diterapkan harus efektif dan efisien. Harus jitu! Untuk itulah maka strategi pengendalian harus komprehensif.
Buku ini memberi landasan yang kuat tentang apa dan bagaimana strategi pengendalian. Strategi yang ditawarkan adalah melalui pengendalian hasil, pengendalian aktivitas dan pengendalian orang. Semua strategi pengendalian tersebut akan selalu melibatkan “orang” atau “people”. Untuk itulah semua aspek pengendalian yang menyangkut “people” akan dibahas disini.
Buku yang terdiri dari 12 bab ini disertai dengan ilustrasi yang diambil dari pengalaman penulis memberikan jasa konsultasi manajemen, termasuk pengalaman berbicara, serta pengalaman lain yang bersinggungan dengan masalah pengendalian orang. Oleh karena itu bab-bab yang dibahas selalu memasukkan aspek “manusia” sebagai aktor utama.
Buku ini sangat tepat apabila dibaca oleh manajer maupun calon manajer. Buku ini bukan buku text, tetapi lebih bersifat buku manajemen populer. Namun demikian cakupan materinya yang membumi dan komprehensif membuat buku ini juga tepat dibaca oleh dosen maupun mahasiswa. Buku ini sangat tepat apabila digunakan sebagai buku bacaan wajib dalam mata kuliah Sistem Pengendalian Manajemen.
Setelah membaca buku ini diharapkan pembaca memiliki perspektif baru tentang bagaimana mengajak orang-orang yang berada dalam organisasi atau perusahaan untuk bersama-sama membawa sukses bagi perusahaan maupun orang-orang yang berada dalam perusahaan. Setelah membaca buku ini pembaca akan lebih memahami bagaimana peran manusia dan peran sistem pengendalian manajemen di dalam membawa sukses perusahaan.
Pujian untuk The Art of Controlling People
“Siapa saja yang terlibat dalam proses manajemen akan mendapat manfaat dari buku ini. Diperkaya dengan sejumlah kasus dan cerita, membuat buku ini enak dibaca. BACALAH!”
(Andrias Harefa, penulis 35 buku best-seller, trainer coach berpengalaman 20 tahun, beralamat di www.andriasharefa.com).
“Saya terperangah membaca buku ini, karena ternyata keberhasilan bisa dipastikan, dan buku ini memberitahu caranya. Dari sisi penulisan, buku ini memiliki kedalaman khas seorang dosen sekaligus gaya bercerita yang lancar.”
(Her Suharyanto, Editor Independen dan Ghost Writer)
“Buku itu penting kalau menambahkan hal-hal baru, mengandung banyak manfaat, sekaligus memberikan nilai tambah kepada pembacanya. Nah, buku di tangan Anda ini benar-benar buku penting. Jadi, miliki, baca, manfaatkan, dan rekomendasikan ke pembaca lainnya.”
(Edy Zaqeus, Penulis buku-buku bestseller, Writer Coach, Trainer, Editor, Pendiri AndaLuarBiasa.com dan BukuKenangan.com)
“Penulis berhasil menerjemahkan konsep sistem pengendalian manajemen yang kompleks ke dalam bahasa praktek yang mudah dipahami. Buku ini saya rekomendasikan untuk dibaca para dosen, mahasiswa, maupun praktisi bisnis”
(Dr. Haryadi, MSc, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman)
Dalam melakukan suatu bisnis apa saja yang terpenting adalah siapa yang melakukannya. Sebagus apapun rencana bisnis dan dukungan finansial, jika tidak dikawal dengan manusia yang mengerjakannya, maka keberhasilannya kurang maksimal. Bagaimana memilih orang yang tepat untuk melaksanakan bisnis dan yang terpenting bagaimana mengawal mereka agar dapat melaksanakan strategi bisnis adalah hal yang sangat kompleks. Pengalaman mengajarkan untuk selalu membuat suatu aturan yang jelas dan tertulis disertai dengan solusi (baik itu penghargaan atau hukuman) untuk mereka yang bekerja dengan kita. Tanpa adanya aturan yang jelas disertai komitmen semua pihak termasuk pemilik perusahaan, maka mengontrol perilaku karyawan akan menjadi slogan tanpa kekuatan. Buku ini menjelaskan hal tersebut dengan jelas dan mudah dipahami.
(Iftida Yasar, penulis dan konsultan SDM)
“Buku ini memberikan penekanan pada pentingnya faktor manusia dalam sistem pengendalian organisasi. The Art of Controlling People, mengendalikan manusia-manusia dalam organisasi ada seninya, terkait dengan tren manajemen dewasa ini dan mendatang yang antara lain menekankan pada manajemen bergaya organik alih-alih mekanistik, pada pendekatan sistemik-hayati (living systems) bukan sistemik-mekanistik, yang akan membawa pergeseran pada cara-cara pengendalian organisasi. Buku ini penting dibaca oleh para pemangku kepentingan bisnis, di dalam dan di luar organisasi.”
(Avanti Fontana, Author “Innovate We Can!”, Facilitator & Coach for Innovation, beralamat di www.imedcoaching.com)
” -Thank sir, It works!- Itu adalah suara seorang direktur perusahaan yang gembira dengan kenaikan 300% produktifitas kerja karyawannya, dengan menerapkan usulan Pak Agung Praptapa. Buku The art of controlling People ini banyak sekali pemikiran dan ide-ide yang bisa Anda diterapkan. Kalau Anda memiliki team, maka wajib anda membaca buku ini.” – (Hari Subagya, Motivator perubahan founder www.bisnispartner.com)


